Marijangan abaikan dosa-dosa kita. Kita harus membereskannya. Bawalah hal itu kepada Yesus. Ijinkan pengampunan-Nya membasuh dosa-dosa dalam hidup kita. Ini mungkin sulit untuk kita hadapi, tetapi kita tidak bisa berdebat dengan Tuhan. Ketika Tuhan menyatakan hal itu dosa, maka itu adalah dosa. Bertobatlah! Ancamandosa syirik ini tergambar dalam firman Allah SWT Islamdi Ghana, Berhadapan dengan Gencarnya Kristenisasi. Keliling 193 Negara, Sal Savallo Akhirnya Menemukan Islam. ''Awaslah kalian dari dosa-dosa kecil yang biasa diremehkan, sebab itu semua dapat terkumpul sehingga dapat membinasakan orangnya.''. Lalu beliau membuat perumpamaan, suatu kaum (rombongan) yang turun berkemah di hutan dan ketika Makawanita muslimah harus menjauhi dosa-dosa kecil, apalagi dosa-dosa besar. Selagi mereka mau meninggalkan dosa besar, taubat dar dosa-dosa kecil, beristighfar, menyesalinya dan mengakui bahwa meskipun kedurhakaan itu kecil, toh itu merupakan hak Allah, Pencipta langit dan bumi, yang memiliki keutamaan dalam segala sesuatu. Perbesar Ilustrasi dosa besar. Foto: Unsplash. Mengutip buku Dosa-Dosa Besar oleh Imam Adz-Dzhabi, berikut adalah macam-maca dosa besar yang tercantum dalam Al-Quran dan harus dihindari: 1. Syirik. Syirik artinya mempersekutukan Allah SWT, misalnya menyembah batu, pohon, atau matahari. Seorang yang melakukan dosa syrik tidak akan diampuni dan Kitasudah mengetahui 7 macam-macam dosa menurut Alkitab. Ini menjadi pilihan bagi kita untuk menentukan apakah kita mau terus melakukan dosa-dosa ini. Tentu saja dosa tidak terbatas pada 7 hal ini. Namun, ini menjadi refleksi dasar bagi kita agar kita menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Jangan sampai akibat dosa menurut Alkitab harus kita DxL7. “Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah, dan oleh kasih karunia telah dibenarkan dengan cuma-cuma karena penebusan dalam Kristus Yesus.” Roma 3 23 – 24 Kalau saya teringat akan masa lalu saya, sering saya merasa malu dan menyesal atas berbagai perbuatan dan kelakuan saya yang tidak terpuji. Entah itu berupa iri hati, bohong kecil, mengambil barang tanpa ijin, ataupun merusakkan barang orang lain tanpa mengganti rugi, semuanya pernah saya lakukan, terutama semasa kanak-kanak dan remaja. Memang setelah saya melakukan hal-hal yang kurang baik, sering ada rasa menyesal yang timbul di hati. Pikiran pun melayang, membayangkan bagaimana jika sekiranya saya harus mempertanggung-jawabkan perbuatan saya kepada Tuhan; apalagi ada orang-orang yang menakut-nakuti, bahwa saya akan diadili Tuhan dan semua dosa yang pernah saya lakukan akan ditayangkan di sebuah layar perak di hadapan Tuhan dan orang-orang lain setelah saya mati. Tetapi biasanya saya menghibur diri dengan memakai alasan bahwa semua yang saya lakukan hanyalah dosa-dosa kecil. Benarkah dosa kecil akan diabaikan Tuhan? Ayat pembukaan diatas mengatakan bahwa semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah. Ini berarti semua dosa adalah sama di hadapan Tuhan. Orang Kristen memang percaya bahwa Tuhan adalah maha suci, dan karena itu Ia membenci semua bentuk dosa. Tetapi Tuhan juga maha pengampun dan maha kasih, siapa yang percaya kepada Kristus akan mendapat pengampunan. Dalam hal ini, pertanyaan yang terkadang muncul yaitu apakah Tuhan membedakan dosa kecil dan dosa besar dalam pengampunanNya. Apakah Ia lebih mudah mengampuni dosa yang kecil? Apakah Ia akan selalu mau mengampuni dosa kita sekalipun itu dosa besar? Ayat dibawah ini memberikan jawaban untuk kita. “….Sekalipun dosamu merah seperti kirmizi, akan menjadi putih seperti salju; sekalipun berwarna merah seperti kain kesumba, akan menjadi putih seperti bulu domba.” Yesaya 1 18 Bagi Tuhan tidak ada beda antara dosa kecil dan dosa besar, semua itu adalah dosa yang memerlukan penebusan darah Kristus. Jika kita bertobat dari dosa-dosa kita, Ia mau melupakan dosa-dosa kita Ibrani 8 12. Karena itu, setelah mendapat pengampunan kita harus berhenti dari berbuat dosa, baik besar maupun kecil. Hari demi hari, kita harus berubah menjadi makin serupa dengan Kristus. “Karena itu setiap orang yang tetap berada di dalam Dia, tidak berbuat dosa lagi; setiap orang yang tetap berbuat dosa, tidak melihat dan tidak mengenal Dia.” 1 Yohanes 3 6 Semua dosa adalah sama dihadapan Allah yang maha suci. Yesus pernah berkata bahwa jika kita memandang seseorang dengan hawa nafsu, itu juga berarti bahwa kita sudah berzinah Matius 5 28. Walaupun demikian, selama kita hidup di dunia, dosa kecil tentunya berbeda dengan dosa besar. Karena itu, pemerintah sebagai wakil Allah di dunia, membedakan jenis kejahatan dan memberikan hukuman yang berbeda. “Karena pemerintah adalah hamba Allah untuk kebaikanmu. Tetapi jika engkau berbuat jahat, takutlah akan dia, karena tidak percuma pemerintah menyandang pedang. Pemerintah adalah hamba Allah untuk membalaskan murka Allah atas mereka yang berbuat jahat.” Roma 13 4 Dalam kenyataannya, apa yang kita anggap dosa kecil bisa dan sering bertumbuh menjadi besar tanpa kita sadari. Mereka yang sering berbohong kecil, lama-lama menjadi pembohong besar; mereka yang sering mengambil atau memakai barang orang lain tanpa ijin, lama kelamaan bisa menjadi pencuri atau koruptor; mereka yang senang mengumbar hawa nafsu dalam pikirannya, lambat laun jatuh dalam perzinahan dan berbagai hal-hal yang tidak senonoh. Mereka yang mengabaikan etika, lambat laun akan mengabaikan hukum. Pagi ini firman Tuhan berkata bahwa dosa apapun yang kita lakukan adalah cukup untuk membawa kita ke arah kematian abadi. Hanya melalui darah Yesus, kita telah mendapat pengampunan. Karena itu, sebagai orang yang diselamatkan, kita harus berusaha untuk hidup dalam kebenaran setiap saat. “Sadarlah kembali sebaik-baiknya dan jangan berbuat dosa lagi!” 1 Korintus 15 34 Al-Quran dan Alkitab mempunyai pandangan berbeda tentang dosa. Al-Quran membedakan dosa dalam dua hal. Dosa kecil dan dosa besar. Pertanyaan terpenting adalah “Bagaimana cara dapat ampunan Allah?” Berzinah, membunuh, dan perbuatan keji lainnya dikategori dosa besar. “Janganlah kamu mendekati perbuatan-perbuatan yang keji, baik yang nampak di antaranya maupun yang tersembunyi, dan janganlah kamu membunuh jiwa yang diharamkan Allah membunuhnya melainkan dengan sesuatu sebab yang benar” Qs 6151 Alkitab tidak mengenal dosa kecil ataupun besar. Alkitab menjelaskan dosa adalah sebuah pelanggaran terhadap hukum Allah, “Setiap orang yang berbuat dosa, melanggar juga hukum Allah, sebab dosa ialah pelanggaran hukum Allah” Injil, Surat 1 Yohanes 34. Masuknya Dosa dalam Dunia Sebagaimana kita ketahui makhluk hidup tidak berasal dari jenis yang berbeda. Anjing tidak berasal dari kucing. Mangga tidak berasal dari pohon rambutan. Hukum ini juga berlaku bagi manusia. Adam, bapa umat manusia telah kehilangan kebenaran karena ketidak-taatannya. Dia dikeluarkan dari Taman Firdaus yang kudus ke tanah terkutuk, karena dosanya. Di tempat ini Adam beranak cucu. Keturunannya tidak lagi memahami kekudusan Taman yang semula ditempati Adam. Kitab Suci Allah menyatakan, “Sebab itu, sama seperti dosa telah masuk ke dalam dunia oleh satu orang [Adam], dan oleh dosa itu juga maut, demikianlah maut itu telah menjalar kepada semua orang, karena semua orang telah berbuat dosa” Injil, Surat Roma 512. Anak cucu Adam dilahirkan dalam hukuman. Dosa yang diwariskan Adam membuat tidak seorangpun benar di hadapan Allah. Sehingga, pada hakekatnya manusia dilahirkan dalam dosa, dan lingkungan menunjang pertumbuhan dosa tersebut. Benarlah apa yang dikatakan oleh Nabi Daud, “Sesungguhnya, dalam kesalahan aku diperanakkan, dalam dosa aku dikandung ibuku” Kitab Mazmur 517. Apakah Cara Dapat Ampunan Allah Melalui Amal Ibadah? Bagaimana dosa saya dapat diampuni? Ini adalah pertanyaan penting bagi setiap umat beragama! Karena Allah tidak mentolerir dosa masuk dalam sorga-Nya. Menurut Al-Quran, dosa dapat ditebus melalui tiga hal, yaitu Sedekah, puasa, dan sholat. “Jika kamu menampakkan sedekahmu, maka itu adalah baik sekali. Dan jika kamu menyembunyikannya dan kamu berikan kepada orang-orang fakir, maka menyembunyikan itu lebih baik bagimu. Dan Allah akan menghapuskan dari kamu sebagian kesalahan-kesalahanmu; dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan” Qs 2271. Sayangnya, ayat tersebut bertentangan dengan hadist yang disampaikan oleh Nabi Muhammad, “Bukan amal seseorang yang memasukannya ke Surga atau melepaskannya dari neraka, termasuk juga aku, tetapi ialah semata-mata rahmat Allah belaka” HSM 2412-2414. Isa Al-Masih Menyediakan Pengampunan Semua manusia hidup di bawah penghukuman. Tidak seorangpun yang dapat menebus nyawanya sendiri. Pertobatan tidak dapat menghilangkan dosa masa lalu. Satu-satunya cara dapat ampunan Allah adalah melalui penebusan. Inilah yang dilakukan Kalimat Allah – Isa Al-Masih – ketika Dia datang ke dunia dalam wujud manusia. Dikatakan, “Dan sama seperti Musa meninggikan ular dipadang gurun demikian juga Anak Manusia [Isa Al-Masih] harus ditinggikan, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal” Injil, Rasul Besar Yohanes 314-15. Agar dapat datang ke hadirat Allah, manusia membutuhkan kekudusan. Tanpa kekudusan tidak seorangpun dapat melihat Allah. Amal baik adalah satu kewajiban yang harus dilakukan. Namun tidak dapat menghasilkan pengampunan untuk dosa masa lalu. Juga tidak menjadikan kita kudus. Kekudusan diberikan kepada orang beriman yang sudah dilahirkan oleh Roh Allah. Al-Masih berkata “Jika seorang tidak dilahirkan dengan air dan Roh, ia tidak dapat masuk dalam Kerajaan Allah. Apa yang dilahirkan dari daging adalah daging, dan apa yang dilahirkan dari Roh adalah roh” Injil, Rasul Besar Yohanes 35-6. Fokus Pertanyaan Untuk Dijawab Pembaca Staf IDI berharap komentar yang diberikan hanya menanggapi salah satu pertanyaan berikut 1. Menurut saudara, bagaimana dosa masuk dalam dunia? 2. Mengapa Isa Al-Masih menekankan amal tidak dapat memberi pengampunan dosa? 3. Setelah membaca artikel di atas, menurut saudara bagaimana cara dapat ampunan Allah? Komentar yang tidak berhubungan dengan tiga pertanyaan di atas, walaupun dari Kristen atau Islam, maaf bila terpaksa kami hapus. Komentar/pertanyaan di luar topik artikel, dapat dikirim lewat email ke staf kami di [email protected]. Artikel Terkait Berikut ini link-link yang berhubungan dengan artikel di atas. Jika Anda berminat, silahkan klik pada link-link berikut Bagaimana Nasib Islam Dan Kristen Yang Berdosa Sama? Berapa Banyak Pahala Penghapus Dosa Yang Diperlukan Orang Islam? Apakah Allah Akan Mengampuni Semua Dosa Muslim Pada Bulan Ramadhan? Putus Asa Atas Dosa Dan Ampunan Allah Video Dapatkah Amal Menghapus Dosa? Untuk menolong para pembaca, kami memberi tanda ***** pada komentar-komentar yang kami rasa terbaik dan paling menolong mengerti artikel di atas. Bila bersedia, silakan juga mendaftar untuk buletin mingguan, “Isa, Islam dan Al-Fatihah.” Apabila Anda memiliki tanggapan atau pertanyaan atas artikel “Pandangan Islam Dan Kristen Bagaimana Dosa Diampuni”, silakan menghubungi kami dengan cara atau klik link ini. WA/SMS ke 0812-8100-0718 Lori Official Writer Setiap kita pasti pernah berbuat dosa. Tapi uniknya, ada beberapa dari kita yang bahkan tidak merasa melakukan dosa dan beberapa lainnya merasa tak pantas untuk kejatuhan ini, muncul sekelebat rasa yang tak enak, rasa bersalah, kecewa dan menyesal bercampur menjadi kalanya kita bahkan berpikir, dosa yang kita lakukan tak pantas diampuni. Sehingga kita memilih untuk meninggalkan Tuhan. Artikel ini berusaha untuk mengingatkan kita tentang kenyataan akan rentannya manusia jatuh dalam dosa dan kenyataan bahwa Tuhan menyediakan pengampunan atas dosa-dosa kita. Bukan berarti pengampunan itu menjadi gampangan, tapi mari meresponinya dengan menyadari harga mahal yang harus dibayarkan untuk memberikan pengampunan Itu Dosa?Seorang penulis bernama Ernest Hemingway pernah berkata bahwa kalau sesuatu itu bermoral, kamu akan merasa baik sesudahnya. Tapi kalau tidak bermoral, kamu akan merasa buruk pandangan umum tentang dosa dan banyak yang menganut pandangan itu. Sayangnya itu bukan pernyataan firman Tuhan. Alkitab berkata bahwa dosa adalah sikap menginginkan kemauan sendiri, bukan kemauan Pandangan tuhan Terhadap Dosa?Bagi Tuhan, dosa adalah sebuah tindakan yang tak bisa ditolerir. “Mata-Mu terlalu suci untuk melihat kejahatan dan Engkau tidak dapat memandang kelaliman.” Habakuk 1 13a“Allah adalah terang dan di dalam Dia sama sekali tidak ada kegelapan.” 1 Yohanes 1 5bSebagian dari kita mungkin menganggap dosa sepele karena mengingat pengorbanan Yesus di kayu salib. Lalu kita mulai berpikir, Kenapa harus mencemaskan dosa yang kamu buat bukankah Yesus sudah menebusnya?’ Bisa jadi pola pikirmu tentang dosa sedikit keliru karena menganggap dosa hanya seperti sebuah kesalahan kecil dalam sama menganggap dosa sebagai hal yang serius. Karena satu dosa lah, Adam dan Hawa diasingkan dari Taman Eden. Karena dosalah, Allah membawa banjir besar atas dunia dan membunuh seluruh manusia dan makhluk yang hidup. Dia juga melemparkan api atas kota Sodom dan Gomora karena tindakan mereka yang tak beradab. Karena dosa, bangsa Israel harus mengarungi padang gurun selama 40 membenci dosa. Sementara kita merasa dosa itu hal yang biasa karena itulah kita cenderung terus menerus melakukannya. Seperti Adam dan Hawa, kita berpikir kalau kita tahu ada dosa tapi sebenarnya tidak bisa terhindar darinya. Kita tak akan bisa seperti Tuhan, yang tahu dengan detail dimana kejahatan terjadi. Tapi Dia tetap tak menyerah dengan segala ulah kejahatan. Bukan seperti kita, yang justru kerap terjebak dengan Menimbulkan DukaSetiap orang yang sudah didiami Roh Allah akan merasa bersalah ketika berbuat dosa. Roh Tuhan akan merasa sedih dengan setiap tindakan kita. Tapi hal itu tidak serta merta membuat Tuhan lepas tangan atas hidupmu. Sekalipun kita jatuh dalam dosa, Tuhan sama sekali tidak membenci kita. KasihNya tak akan berubah. Meskipun di satu sisi, kita gak bisa menyangkali kalau dosa yang kita lakukan telah mendukakan Roh Kudus.“Dan janganlah kamu mendukakan Roh Kudus Allah, yang telah memeteraikan kamu menjelang hari penyelamatan.” Efesus 4 30Untuk memahami bagaimana dosa menjeratmu, mari melihat perbedaan antara hubunganmu dengan Tuhan dan persekutuanmu dengan Dengan Tuhan- Dimulai sejak kita menerima Yesus sebagai Juru Slamat Yohanes 1 12- Kekal 1 Petrus 1 3,4- Dipelihara hanya oleh Tuhan Yohanes 10 27-29- Tidak pernah berubah Ibrani 135Persekutuan dengan Tuhan- Dimulai sejak menerima Yesus sebagai Juru Slamat Kolose 2 6- Bisa Dihalangi Mazmur 32 3-5- Dibangun hanya oleh diri kita sendiri 1 Yohanes 1 9- Berubah saat kita mulai berbuat dosa Mazmur 66 18Dosa sama sekali tidak mempengaruhi hubungan kekal kita dengan Tuhan. Kristus mati untuk semua dosa kita – dulu, sekarang dan selamanya. Karena iman kepada Yesus, dosa kita sepenuhnya diampuni. Tapi dosa bisa mempengaruhi persekutuan kita dengan Tuhan. Dalam artian, hubungan kita secara duniawi menjadi terganggu. Dosa mempengaruhi komunikasi kita dengan Tuhan dan tujuan kita untuk melakukan kehendak-Nya. Dosa menumpulkan pikiran dan tindakan yang harusnya kita lakukan untuk Tuhan.“Selama aku berdiam diri, tulang-tulangku menjadi lesu karena aku mengeluh sepanjang hari; sebab siang malam tangan-Mu menekan aku dengan berat, sumsumku menjadi kering, seperti oleh teriknya musim panas. Sela Dosaku kuberitahukan kepada-Mu dan kesalahanku tidaklah kusembunyikan; aku berkata "Aku akan mengaku kepada TUHAN pelanggaran-pelanggaranku," dan Engkau mengampuni kesalahan karena dosaku. Sela” Mazmur 32 3-5Inilah respon yang benar terhadap dosa. Kita tak perlu menyangkali dosa. Kita harus JugaBencilah Dosanya, Bukan PendosanyaIni Pentingnya Pengakuan Dosa di Momen PrapaskahMengaku Dosa dan BertobatTak ada manusia yang benar-benar suci tanpa dosa. Karena kita akan selalu dicobai sepanjang hidup kita oleh keinginan-keinginan hati dan tawaran dunia. Karena itulah kita perlu bertobat setiap hari. Proses pertobatan inilah yang akan membuat kita menghargai kasih arti mengaku dosa dan bertobat? Pertama, pengakuan dosa berarti setuju dengan Tuhan. Dia sudah tahu kita berdosa sebelum kita mengakuinya.“Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan.” 1 Yohanes 1 9Pengakuan berarti dengan bebas mengakui dosa kita dan menerima sikap Allah atas dosa bukan berarti memohon ampun kepada Tuhan. Kristus sudah membayar hukuman untuk dosa kita, dan pengampunan Tuhan tersedia secara otomatis ketika kita mengaku. Alasan kenapa Tuhan menyediakan pengampunan adalah karena kematian Yesus di kayu salib, bukan karena kekuatan atau kerendahan hatimu mengakui dosa di pertobata berarti mengubah tindakan kita atas dosa yang kita lakukan. Itu melibatkan persetujuan Tuhan bahwa kita salah dan kita tidak ingin terus melakukan dosa yang sama. Dosa akan selalu mencobai kita selama hidup. Yesus sendiri mengalaminya. Tapi Dia sama sekali tidak menyerah pada cobaan itu. Karena itu kalau kamu tergoda dan berbuat dosa, jangan menghukum dirimu sendiri. Kita diberi pilihan untuk menghindari pikiran-pikiran yang menggoda dan kita bisa meminta kekuatan dari Tuhan untuk mampu merasa bersalah karena dicobai. Saat kamu berada dalam kondisi ini, bacalah ayat-ayat berikut 1 Korintus 10 13, Roma 8 1-2 dan Ibrani 10 17. Sumber Charles Swindoll Halaman 1 Sebagaimana yang sudah diketahui, Allah Swt. telah menciptakan surga dan neraka sebagai tempat tinggal yang abadi setelah kehidupan dunia. Surga adalah tempat bagi mereka yang selama di dunia senantiasa taat dan beribadah kepada-Nya. Adapun neraka, ia adalah tempat kembali bagi orang yang gemar menumpuk dosa dengan banyak bermaksiat soal dosa, beberapa ulama sepakat membagi dosa menjadi dua bagian. Ada dosa besar dan dosa kecil. Timbul pertanyaan, apa sih perbedaan dan kriteria dari dosa besar dan dosa kecil tersebut? Ingin tahu jawabannya? Simak ulasan Pesantren Terbaik berikut Dosa Besar dan Dosa KecilDefinisi Dosa Besar dan Dosa KecilPerbedaan dari Segi DalilPerbedaan dari Segi AmpunanKriteria Dosa Besar1. Memiliki Hukuman Tersendiri di Dunia Hudud2. Pelakunya Diancam Dengan Penafian Keimanan3. Pelakunya Diancam dengan Ancaman Neraka 4. Disebut Dosa Besar Secara Langsung Dalam Nash SyaraSikap yang Harus DilakukanDefinisi Dosa Besar dan Dosa KecilSebelum membahas lebih lanjut mengenai topik dosa ini, ada baiknya kita mengetahui terlebih dahulu definisi dosa besar dan dosa kecil itu sendiri. Para ulama banyak yang coba mendefinisikan keduanya. Misalnya adalah Imam Sufyan Ats-Tsauri. Beliau berkata“Dosa besar ialah segala dosa yang di dalamnya terdapat kedhaliman antara dirinya dan orang lain. Sedangkan dosa kecil ialah yang di dalamnya ada kedhaliman antara dirinya dan Allah, sebab Allah Maha Murah hati dan pasti mengampuni. Dosa besar ada yang diampuni dan tidak diampuni, yang tidak diampuni berupa syirik menyekutukan Allah, sedangkan yang bisa diampuni adalah selainnya.“Dari ungkapan diatas, dapat ditarik sebuah kesimpulan bahwa dosa besar itu banyak kaitannya dengan aktivitas muamalah kepada sesama manusia. Adapun dosa kecil biasanya adalah yang berkaitan dengan kelalaian seorang hamba terhadap dari Segi DalilSelanjutnya adalah perbedaan dosa besar dan dosa kecil juga dapat dilihat dari dalil pelarangan keharaman sebuah perbuatan. Jika di dalam dalil tersebut ada larangan beserta ancamannya, maka dosa tersebut termasuk dosa besar. Adapun jika hanya ada larangan tanpa ancaman, maka dosa tersebut termasuk dosa dalil dosa besar adalah larangan memakan harta riba. Rasulullah SAW bersabda“Apabila telah marak perzinaan dan praktek ribawi di suatu negeri, maka sungguh penduduk negeri tersebut telah menghalalkan diri mereka untuk diadzab oleh Allah.” HR. Al Hakim.Adapun contoh dalil dosa kecil adalah larangan minum sambil berdiri. Rasulullah SAW bersabda“Janganlah sekali-kali salah seorang di antara kalian minum sambil berdiri. Apabila dia lupa maka hendaknya dia muntahkan.” HR MuslimPerbedaan dari Segi AmpunanKemudian, dosa kecil yang diperbuat manusia umumnya akan langsung Allah ampuni dengan cara melaksanakan ibadah-ibadah tertentu. Hal ini berdasarkan sabda Rasullah SAW yang artinya “Antara shalat yang lima waktu, antara jumat yang satu dan jumat berikutnya, antara Ramadhan yang satu dan Ramadhan berikutnya, di antara amalan-amalan tersebut akan diampuni dosa-dosa selama seseorang menjauhi dosa-dosa besar.” HR MuslimAda juga pendapat lain dari para ulama yang menyebutkan bahwa semua dosa itu sama. Hal ini karena mau bagaimanapun semua dosa di sisi Allah akan menjadikan pelakunya mendapatkan kerugian. Selain itu jikapun ada dosa kecil, maka dosa tersebut dapat menjadi besar. Sebab, dosa kecil yang dilakukan terus menerus dan diremehkan akan menjadi dosa Dosa BesarLantas seperti apakah sih kriteria atau syarat sebuah dosa itu dikatakan dosa besar? Di bagian ini kami akan fokus kepada dosa besar saja. Artinya, jika sebuah dosa tidak memenuhi kriteria disini, maka barangkali dosa tersebut merupakan dosa Memiliki Hukuman Tersendiri di Dunia HududContohnya adalah perbuatan zina. Hal ini karena para pelakunya harus menerima hukuman cambuk atau rajam di dunia. Sebagaimana firman Allah Swt. yang artinyaArtinya Perempuan yang berzina dan laki-laki yang berzina, maka deralah tiap-tiap seorang dari keduanya seratus kali dera, dan janganlah belas kasihan kepada keduanya mencegah kamu untuk menjalankan agama Allah, jika kamu beriman kepada Allah, dan hari akhirat, dan hendaklah pelaksanaan hukuman mereka disaksikan oleh sekumpulan dari orang-orang yang beriman.” TQS An Nur 22. Pelakunya Diancam Dengan Penafian KeimananMaksudnya adalah dalil larangan perbuatan tersebut mengandung ancaman tidak dianggap beriman oleh Rasulullah. Bisa juga dengan ancaman dari Rasulullah berupa kalimat “bukan golongan kami”. Contohnya adalah larangan untuk mencintai seseorang melebihi cinta kepada Nabi Muhammad SAW. Sebagaimana sabdanya “Tidak sempurna iman seseorang dari kalian sampai diriku Rasulullah SAW lebih ia cintai dari orang tuanya, anaknya, dan seluruh manusia.” HR BukhariContoh lainnya adalah larangan fanatisme golongan. Rasulullah SAW bersabda “Bukan termasuk golongan kami orang yang berperang atas ashobiyah fanatik golongan, dan juga bukan termasuk golongan kami orang yang menyeru ashobiyah, dan bukan pula termasuk golongan kami orang yang mati atas ashobiyah.” HR Abu Daud3. Pelakunya Diancam dengan Ancaman Neraka Setiap larangan melakukan perbuatan yang di dalamnya terdapat ancaman neraka atau gambaran yang buruk bagi pelakunya di kehidupan akhirat, maka hal itu termasuk dosa besar. Misalnya adalah dosa orang-orang yang murtad. Allah berfirman yang artinyaBarangsiapa yang murtad di antara kamu dari agamanya, lalu dia mati dalam kekafiran, maka mereka itulah yang sia-sia amalannya di dunia dan di akhirat, dan mereka itulah penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya.” QS Al Baqarah 217Atau hadits tentang gambaran pelaku riba di akhirat kelak. Dalam sebuah riwayat disebutkan “Lelaki yang di pinggir sungai melempar batu ke mulutnya hingga berdarah dan kembali seperti semula. Aku Rasulullah bertanya, apa ini? salah seorang lelaki yang bersamaku menjawab, yang engkau lihat dalam sungai darah itu adalah pemakan riba”. HR Al Bukhari4. Disebut Dosa Besar Secara Langsung Dalam Nash SyaraContohnya adalah sabda Rasulullah SAW yang artinya “Jauhilah tujuh dosa yang membinasakan. Para sahabat bertanya wahai Rasulullah, apa saja itu? Rasulullah menjawab, syirik terhadap Allah, sihir, membunuh jiwa yang diharamkan oleh Allah kecuali dengan hak, makan riba, makan harta anak yatim, kabur ketika peperangan, menuduh wanita baik-baik berzina’” HR. BukhariSikap yang Harus DilakukanBagi seorang muslim yang baik, sejatinya mau sebesar atau sekecil apapun dosanya, maka semaksimal mungkin harus bisa dihindari. Meskipun kita tau bahwa manusia itu memang tempatnya dosa, tapi sebaiknya jangan sampai melakukan dosa dengan muslim jika telah selesai berbuat dosa, ada baiknya langsung beristighfar dan segera bertaubat kepada Allah. Hendaknya seorang muslim gemar melakukan evaluasi dan muhasabah atas dirinya. Hal ini guna menjadi bahan pelajaran diri agar dapat bergerak menjadi lebih kesimpulannya adalah bahwa seorang muslim harus betul-betul menahan diri semaksimal mungkin dari melakukan perbuatan dosa. Wallaahu A’lamBaca juga9 Dosa Riba Dalam Islam, Ngeri Banget Lho… "Setiap orang yang berbuat dosa, melanggar juga hukum Allah, sebab dosa ialah pelanggaran hukum Allah" - 1 Yohanes 34 Pada dasarnya, dosa merupakan tindakan yang menyimpang dari kehendak dan hukum Allah. Banyak terminologi dosa dalam alkitab mulai dari dosa secara pikiran, mulut, hati, dan ada 7 dosa pokok atau 7 dosa besar dalam kristen yang mampu melahirkan dosa-dosa lain. Dilansir Selisip, konsep ini berawal dari biarawan Evagrius Ponticus yang melihat ketujuh dosa ini sebagai pikiran jahat di Paus Gregorius membaginya menjadi tujuh. Berlandaskan tradisi Kristiani pada waktu itu, ketujuh dosa ini dianggap mematikan dan harus dihindari. Ada apa saja?1. Envy iri hatiilustrasi perempuan Zimmerman "Sebab di mana ada iri hati dan mementingkan diri sendiri di situ ada kekacauan dan segala macam perbuatan jahat." - Yakobus 316 Dosa ini sifatnya tersembunyi dalam hati dan pikiran manusia. Umumnya, perasaan iri hati ini timbul ketika kita membandingkan diri dengan orang lain. Alkitab menunjukkan bahwa iri hati menjadi motif kejahatan yang merugikan banyak orang. Berawal dari kisah Kain dan Habel, iri hati mengakibatkan Kain membunuh Habel 1 Yohanes 312. Ada pula kisah saudara-saudara Yusuf yang iri, hingga menjual Yusuf sebagai budak ke Mesir Kejadian 3722.Fokusnya bukan pada perbuatan Tuhan dalam hidup kita, tetapi pada hal-hal yang tidak kita miliki. Alhasil, kita lupa untuk bersyukur atas berkat-berkat Tuhan, malah menimbulkan kejahatan baru. 2. Gluttony rakusilustrasi makan Piacquadio “Kesudahan mereka ialah kebinasaan, Tuhan mereka ialah perut mereka, kemuliaan mereka ialah aib mereka, pikiran mereka semata-mata tertuju kepada perkara duniawi.” - Filipi 39 Kerakusan ini merujuk pada ketidakpuasan terhadap makanan. Perhatian manusia terfokus pada sikap berlebihan terhadap makanan. Bisa saja mengonsumsi makanan atau diet hari, Allah sudah menyediakan makanan yang cukup untuk umat-Nya. Ketika seseorang rakus, maka ia tak lagi peka terhadap kebutuhan sesama dan fokus pada santapannya mengapa alkitab juga menjelaskan tentang hal berpuasa Matius 616-18. Tuhan mau mengajarkan kita untuk disiplin berpantang makanan demi maksud Greed serakahilustrasi uang Miroshnichenko “Cinta uang adalah salah satu akar berbagai kejahatan, dan karena memupuk cinta itu, ada yang menyimpang dari iman dan menyakiti diri dengan banyak penderitaan.” - 1 Timotius 610 Disebutkan dalam alkitab bahwa uang menjadi akar segala kejahatan. Kita bisa saja mencintai hingga terlena pada uang, sehingga kita lupa akan keberadaan Allah sebagai raja dari segala uang merupakan bentuk keserakahan yang paling sering kita temui. Alih-alih cukup, manusia berhasrat memiliki suatu hal berlebihan. Padahal dalam Doa Bapa Kami, kita diajar Yesus untuk meminta yang Pride kesombongan Cuplikan drama It's Okay to Not Be Okay dok. tvN “Mata yang congkak dan hati yang sombong, yang menjadi pelita orang fasik, adalah dosa.” - Amsal 214 “Setiap orang yang tinggi hati adalah kekejian bagi TUHAN; sungguh, ia tidak akan luput dari hukuman.” - Amsal 165 Tinggi hati atau sombong merupakan hal keji yang dibenci Tuhan. Sayangnya, manusia kerap memiliki sifat merujuk pada penilaian yang menganggap diri sendiri paling penting atau benar. Maka, mintalah kerendahan hati pada Tuhan dalam doa, sebab kita tak punya kuasa atas apa pun. Dengan rendah hati, kita semakin dibentuk untuk mengandalkan Tuhan dalam setiap aspek hidup ini. Baca Juga 7 Dosa yang Tak Terampuni oleh Allah SWT, Hindari Syirik dan Sihir! 5. Lust hawa nafsuCuplikan drama Nevertheless dok. jTBC “Karena itu matikanlah dalam dirimu segala sesuatu yang duniawi, yaitu percabulan, kenajisan, hawa nafsu, nafsu jahat dan juga keserakahan, yang sama dengan penyembahan berhala.” - Kolose 35 Segala hal yang bersifat duniawi itu jauh dari kekudusan yang diinginkan Allah. Bukan mendatangkan kebaikan, perbuatan daging seperti ini menjerumuskan kita untuk melakukan kejahatan lain. Misalnya, kita terlalu fokus pada handphone sehingga kita lupa untuk berdoa dan menyembah Tuhan. Artinya, kita sudah menyembah berhala yaitu bisa mengendalikan diri dari hawa nafsu, tidak mudah. Mintalah hikmat dan pimpinan Tuhan sepanjang waktu agar kita bisa mengendalikan diri dari nafsu duniawi. 6. Sloth malasCuplikan drama Doom at Your Service dok. tvN "Karena itu, perhatikanlah dengan saksama, bagaimana kamu hidup, janganlah seperti orang bebal, tetapi seperti orang arif, dan pergunakanlah waktu yang ada, karena hari-hari ini adalah jahat. Sebab itu janganlah kamu bodoh, tetapi usahakanlah supaya kamu mengerti kehendak Tuhan." – Efesus 515-17 Berbeda dengan kerakusan, keserakahan, maupun hawa nafsu. Justru kemalasan ini merujuk pada keengganan manusia. Malas merupakan kondisi manusia tidak memiliki hasrat untuk memanfaatkan waktu dalam manusia merupakan kairos kesempatan atau pemberian dari Allah. Jangan sia-siakan waktu yang sudah Tuhan beri untuk suatu hal yang sifatnya Wrath amarahCuplikan drama The World of The Married dok. jTBC "Berhentilah marah dan tinggalkan panas hati itu, jangan marah, itu hanya membawa kepada kejahatan" - Mazmur 378 “Apabila kamu menjadi marah, janganlah kamu berbuat dosa janganlah matahari terbenam, sebelum padam amarahmu.” - Efesus 426 Sesungguhnya kita gak bisa lepas dari perasaan ini. Oleh sebab itu, dalam Efesus 426 Paulus mengingatkan kita untuk tidak berbuat dosa ketika amarah kamu marah, pikiran dan hati itu gak bisa menyatu atau sinkron. Akibatnya, kita bisa melakukan hal-hal yang tidak dikehendaki oleh Tuhan. Belajarlah untuk memendam amarahmu, peganglah firman Tuhan kendalikan tujuh dosa besar atau tujuh dosa dalam kristen yang mematikan ini. Jangan lupa meminta hikmat dari Tuhan agar kamu bisa hidup sesuai dengan kehendak-Nya! Baca Juga Doa-Doa Penenang Hati agar Kamu Selalu Dilindungi Allah SWT

dosa besar dan dosa kecil dalam kristen